Wednesday, August 10, 2016

Tau Gak Sih???

Tau Gak Sih???
Oleh: Iis Ariska
OOl
            Sekarang adalah zaman penuh dengan teknologi, semua peralatan rumah tangga juga sudah beralih semua dengan menggunakan sistem elektronik dan menggunakan listrik serta bekerja secara otomatis sesuia keinginan si pengguna. Seperti peralatan masak, banyak peralatan masak yang digunakan kini sudah menggunakan elektronik yang modern dan otomatis serba praktis tanpa harus ditongkrongin. Penggunaan peralatan modern ini menyebabkan banyak orang meninggalkan peralatan masak tradisionalnya. Mungkin jaman sekarang sudah tidak banyak orang yang mengenal peralatan masak tradisional bahkan generasi sekarang tidak tahu bentuk tungku dan cara kerjanya.
          
  Di Desa Longkek Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan Madura, saya menemukan tungku yang sangat unik yang tak seperti biasanya saya temukan di daerah lain. Mungkin di daerah lain, tungku tradisional menggunakan batu bata atau tungku yang sudak dicetak dengan bahan baku tanah liat tetapi di Desa Longkek ini, tungku yang digunakan adalah tungku dengan cara melubangi tanah dan dibentuk seperti tungku yang sudah dicetak dan berbahan baku tanah liat. Tungku yang mereka buat dengan cara menggali taanah tersebut bisa dibuat lubang sesuai dengan keinginan mereka. Ada yang hanya satu lubang, dua lubang bahkan ada yang tiga lubang. Aneh dan unik karena bagian tanah sebagai penyangga panci untuk menanak,merebus, dan menggoreng tetap kuat dan tidak mengalami retakan. Unik bukan?. Mungkin ini tidak bisa dijelaskan dengan kata- kata karena kalian yang membaca artikel ini tidak melihat secara langsung.
            Warga Longkek, biasanya membuat tungku unik ini ketika mereka mempunyai hajatan besar seperti acara mantenan, haflatul imtihan, maulid nabi dan acara- acara besar lainnya. Dengan berbagai alasan, mereka lebih senang memasak dengan menggunakan alat masak tradisional dan hemat ini, dalam artian tidak usah menggunakan uang untuk mengisi bahan bakar karena kayu bakar masih mudah didapatkan. Mereka juga senang menggunakn tungku karena melihat dari sisi keamanan.

            Menurut mereka, memasak menggunakan tungku ketika mempunyai hajatan juga mempererat tali persaudaraan antar sesama karena api tungku dijaga secara bersama antar warga. Unik bukan?, selain mengehmat bahan bakar tungku dengan cara hanya melubangi tanah ini bisa memperat tali persaudraan dimana memang identik dengan watak dan karakter orang madura yang menjunjung tinggi kebersamaan. Hal ini menunjukkan orang madura sangat menjunjung tinggi kearifaan lokal. Dalam hal ini,melaui tungku unik yang dijaga secara bersama- sama demi api yang menyala dalam bahasa Madura kebersamaan itu dikenal dengan istilah “song- osong lombhung”.

0 comments:

Post a Comment