Wednesday, August 10, 2016

Malaikat Kecil di pelosok Longkek

Malaikat Kecil di pelosok Longkek
Oleh: Fahmida Musyafaatul
            Longkek merupakan salah satu desa di kecamatan Galis kabupaten Bangkalan yang letaknya strategis dan berada pada jalur utama kabupaten yang ada di Madura. Biasanya tempat-tempat yang berada di jalur strategis akan lebih maju dan berkembang. Namun hal itu berbeda, bahkan sebaliknya desa ini jauh dari keadaan yang seharusnya. Mungkin tak terlihat bila hanya dilihat sekilas dari rumah-rumah warga di sekitar jalan utama, tapi bila sudah masuk kedalam desanya akan nampak begitu jelas. Sederhana, bisa dikatakan seperti itu, keadaan boleh sederhana, tapi semangat harus membara. Hal itu yang kami pelajari di desa ini.
            Semangat itu yang ditunjukkan oleh para siswa di dua sekolah setingkat sekolah dasar yang pernah mendapatkan bantuan mengajar dari kelompok KKN kami. Dibalik kesederahaan, sarana prasarana yang kurang memadai, kurangnya tenaga pengajar dan juga buku pelajaran. Mereka masih sangat antusias dalam belajar, mereka terlihat begitu semangat dengan apa yang dipelajari dan aktif dalam bertanya tentang apa yang belum pernah mereka mengerti, mereka semangat menulis materi pelajaran karena kurangnya buku pelajaran dan harus dikembalikan saat pelajaran telah selesai, bahkan kadang-kadang hanya guru yang memegang buku pelajaran. Tetapi kekurangan bukanlah hambatan dan tak sedikitpun menyulutkan kobaran semangat belajar mereka. Bahkan yang membuatku terharu, bukan hanya anaknya tapi orang tua mereka juga semangat. Hal itu terlihat saat diadakan bimbingan belajar, yang diselenggarakan di salah satu rumah tokoh masyarakat ba’da isya’. Mereka rela mengantarkan anak-anaknya untuk belajar, rela menunggunya dan juga mereka sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Walaupun kadang-kadang tim pengajar merasa lelah dan ingin menyudai kegiatan ini karena banyaknya program kerja yang harus dijalankan, tetapi dengan melihat semangat mereka, senyum mereka dan penyambutan mereka terhadap kelompok KKN kami. Niat itu sirna dan malah membuat kami semangat untuk memberikan apa yang bisa kami berikan kepada mereka.

Semangat mereka, senyum yang tulus menyambut kedatangan kami,. Hal itu yang selalu teringat dan terekam olehku. Mereka bagaikan malaikat-malaikat kecil yang mewarnai hari-hari kkn kami, memberikan banyak kesan, pengalaman dan mengajarkan kami tentang arti sebuah ketulusan dan semangat yang tidak bisa dikalahkan oleh apapun. Terimakasih untuk semuanya, para malaikat-malaikat kecil.

0 comments:

Post a Comment