Tuesday, July 26, 2016

Proposal Usulan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)




USULAN PROGRAM
KULIAH KERJA NYATA TEMATIK
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2015/2016





Oleh :
Kelompok       : 65
1.      Miftahul Arifin (Koordinator Desa)
11. Ani Marlia
2.      Juriyah
12. Aang Firmansyah F.
3.      Nurul Hasanah
13. Siti Qomariyah
4.      Awalia Fitriani
14. Musyafaatul Fahmida
5.      Dwiky Septiya Wulandari
15. Ainol Rohman
6.      Achmad Fathany
16. Andy Frans Samuel
7.      Fitriyatul Hasanah
17. Niken Fitri PP
8.      Kamaliya Azizah
18. Windi Nofeti
9.      Iis Ariska
19. Puti Puspita Dewi
10.  Danu Kusumo
20. Nina Indriyana Lahay

Desa              : Longkek
Kecamatan   : Galis
Kabupaten   : Bangkalan

LEMBAGA PENELITIAN DAN PEGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
JUNI, 2016



I.
JUDUL

Improvisasi potensi Desa Longkek kecamatan Galis melalui Paguyuban kewirausahaan dalam rangka meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat

I.         PENDAHULUAN
A.  LATAR BELAKANG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Pengabdian merupakan suatu wujud kristalisasi dan integralisasi dari ilmu yang tertuang secara teoritis di bangku kuliah untuk diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dan dikembangkan dalam kehidupan masyarakat luas.
KKN bagi mahasiswa diharapkan dapat menjadi suatu pengalaman belajar yang baru untuk menambah pengetahuan, kemampuan, dan kesadaran  hidup bermasyarakat. Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan motivasi dan inovasi dalam bidang sosial kemasyarakatan.
Wilayah Kabupaten Bangkalan yang terletak di pesisir pantai di antaranya kecamatan Sepulu, Bangkalan, Socah, Kamal, Modung, Kwanyar, Arosbaya, Klampis, Tanjung Bumi dan Labang. Sedangkan wilayah Bangkalan yang berbukit-bukit mulai dari Burneh, Geger, Kokop, Tragah, Tanah Merah, Labang, Konang dan Galis. Bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang terletak paling barat di kepulauan Madura. Pulau Madura merupakan bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terpisah dari kabupaten-kabupaten lain yang masuk dalam Propinsi Jawa Timur. Bangkalan sebagai bagian dari kota Surabaya Metropolitan Area (SMA) masuk kategori kota Ordo IIIa yang memiliki ketentuan sebagai wilayah yang dapat melayani penduduk dengan kapasitas sebesar 150.000–500.000 jiwa.
Kecamatan Galis, tepatnya Desa Longkek adalah tempat KKN kami. Desa Longkek adalah salah satu Desa yang memiliki beberapa Dusun di Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan yang diindikasikan oleh adanya kondisi perekonomian dan kualitas sumber daya manusia yang masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan adanya perumusan arahan pengembangan daerah tertinggal yang sesuai untuk karakterstik atau tipe daerah tertinggal Kabupaten Bangkalan.
Setelah melakukan survey lapang, dapat diketahui bahwa kondisi Desa Longkek Kecamatan Galis ini sangat memprihatinkan. Masyarakat disana rata- rata pengangguran dan mempunyai pekerjaan tidak tetap. Tingkat pendidikan pun sangat rendah karena rata- rata masyarakat di Desa Longkek hanya lulusan SD, SMP,dan SMA. Mereka pun setelah lulus rata- rata tidak bekerja.
Meskipun mayoritas penduduk disana bekerja sebagai petani, hasil tani mereka tidak mencukupi kebutuhannya. Ketika musim hujan para petani berbondong – bondong menanam jagung, padi, kacang hijau, cabe, dan kacang tanah. Salah satu hasil pertanian yang melimpah yaitu jagung hal itu dapat kita lihat pada luas panen dan produksi jagung dari badan pusat statistic Bangkalan yang memaparkan tentang hasil produksi jagung yang dengan luas panen 126,00 ha dapat memproduksi jagung sebanyak 470,50 ton dengan hasil poduktivitas 3,73 ton/ha hasil data ini diperoleh pada tahun 2015.
Meningkatnya hasil produksi jagung tersebut juga di karena kondisi  lingkungan yang bisa mendukung daya  tumbuh atau perkembangan tanaman jagung. Di Madura rata-rata memiliki tanah yang yang kering dan kekurangan air sedangkan untuk tanaman jagung sendiri sangat suka dengan lahan yang kering. Jadi dengan lahan yang seperti itu maka dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung sendiri maka dengan pertumbuhan dan perkembangan yang baik produksi tanaman jagung juga akan melimpah.
Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang bisa menjadi makanan alternatif pengganti beras. Jagung termasuk salah satu jenis makanan yang mudah dikenali dari bentuk fisiknya yaitu biji yang bewarna kuning dan berderet memanjang mengelilingi tongkolnya. Jagung bakar dan jagung rebus merupakan dua cara menjadikan jagung sangat nikmat untuk dimakan. Sedangkan untuk dua cara diatas itu sudah termasuk cara yang sangat biasa, untuk meningkatkan nilai jual jagung di desa Longkek kecamatan Galis kabupaten Bangkalan kita mempunyai usulan program kerja yaitu pembuatan dodol jagung dan kerupuk jagung maka dengan dua cara ini kami dapat meningkatkan nilai jual pada jagung tersebut.
Kacang tanah juga merupakan tanaman yang melimpah di desa Longkek kecamatan Galis kabupaten Bangkalan hal ini dapat kami ketahui pada luas panen dan produksi kacang tanah dari badan pusat statistic Bangkalan yang memaparkan tentang hasil produksi kacang tanah yang dengan luas panen 42,00 ha dapat memproduksi tanaman kacang tanah sebanyak 152,50 ton dengan produktivitasnya yaitu 3,63 ton/ha.
Tanaman Kacang tanah bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak, sedang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati , minyak dan lain-lain. Sedangkan di desa Longkek tanaman kacang tanah hanya di jual tanpa ada pengolahan jadi nilai jualnya juga tidak begitu tinggi untuk meningkatkan nilai jual pada tanaman kacang tersebut maka kami akan mengadakan penyuluhan tentang pengolahan pada tanaman kacang tanah tersebut, ada dua cara pengolahan pada kacang tanah tersebut yaitu sebagai selai kacang dan pecel kacang dengan begini nilai jual dari tanman kacang akan meningkat.
Pengembangan usaha dengan adanya paguyuban kewirausahaan merupakan salah satu solusi riil guna menjawab berbagai permasalahan tersebut. Pengembangan hasil produk olahan hasil pertanian yang ada di Desa Longkek berbasis usaha dengan adanya home industri dapat menciptakan stabilitas perekonomian masyarakat, dan secara langsung akan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, pengembangan produk olahan hasil pertanian berbasis usaha paguyuban kewirausahaan akan memberikan dampak berganda ( multiple effect ) bagi kesejahteraan masyarakat yang masih menganggur dan meningkatkan mutu perekonomian.
Dengan Permasalahan yang ada diatas maka tema KKN tematik yang kami angkat adalah “Improvisasipotensi Desa Longkek kecamatan Galis melalui Paguyuban kewirausahaan dalam rangka meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat”.

II.      RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana kondisi sektor pertanian di Desa Longkek kecamatan Galis?
2.      Bagaimana mengoptimalkan hasil pertanian berupa jagung di desa longkek melalui paguyuban kewirausahaan?
3.      Bagaimana cara meningkatkan SDM masyarakat longkek melalui sosialisasi, penyuluhan dan pengajaran di bidang pertanian, pendidikan dan kesehatan?

III.   KEGIATAN YANG AKAN DILAKSANAKAN
Dari permasalahan diatas, kami sebagai agent of change mempunyai serangkaian kegiatan yang akan kami sosialisasikan kepada masyarakat Desa Longkek Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan sebagai berikut:
A.    Program Utama : “Mengembangkan potensi hasil pertanian berupa jagung melalui paguyuban kewirausahaan”
Uraian kegiatan program utama yang menjadi salah satu program keberlanjutan untuk KKN Tematik semester genap 2015/2016 yaitu sebagai berikut:
1.    Nama dan lokasi Paguyuban Kewirausahaan
Paguyuban kewirausahaan adalah sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama, visi yang sama dan sama-sama ingin mewujudkan semua rencana yang telah di sepakati dalam paguyuban tersebut.



          A.    Demo Pangan

Demo pangan merupakan salah satu kegitatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mensosialisasikan pengolahan dan pengembangan dari hasil-hasil pertanian menjadi suatu produk yang memiliki nilai guna. Hal ini dilakukan karena kurangnya pengembangan hasil pertanian. Adapun rangkaian kegiatan dari demo pangan ini adalah:
a)      Penyuluhan tentang pengolahan hasil pertanian (jagung)
Kegiatan ini selain melakukan penyuluhan juga dilanjutkan dengan praktek oleh masyarakat setempat. Dengan tujuan  memberikan penyuluhan pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tukar. Penyuluhan tersebut berisikan tentang:

        1.      Pembuatan Kerupuk Jagung:
Bahan : Beras jagung 2 kg, minyak goreng 1 liter, larutan bumbu ( garam halus 10 gr, bawang putih 10 gr, air 100 ml).
Pembuatan tepung jagung:
            1.    Tumbuk/giling jagung pipilan menjadi beras jagung.
            2.    Rendam beras jagung dengan air bersih selama satu malam.
            3.    Tiriskan kemudian giling sampai halus.
           Pembuatan nasi jagung:
            1.    Campur tepung jagung dengan larutan bumbu hingga merata
            2.    Kukus adonan tersebut selama kira-kira 30 menit.
Pembuatan kerupuk jagung:
1.    Masukkan nasi jagung yang telah masak dalam keadaan hangat ke dalam alat penggilingan mie.
2.    Lakukan penggilingan
3.    Potong-potong (3 cm x 3 cm). Tempatkan potongan kerupuk basah dalam tampah.
4.    Keringkan kerupuk jagung di bawah sinar matahari langsung selama 2 hari
5.    Setelah kering, goreng dengan minyak goreng yang berkualitas agar hasilnya baik.

     2.      Pembuatan Dodol Jangung

Jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak sekali diproduksi di wilayah indonesia. Jagung ini adalah makanan pokok yang pengganti beras baik untuk kesehatan tubuh kita. Jagung ini ternyata mampu diolah sehingga menjadi makanan sehat serta enak yakni bisa diolah menjadi dodol jagung. Proses pembuatan dodol jagung cukup mudah, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut ini adalah bagaimana cara membuat dodol jagung :
Bahan-bahan untuk membuat dodol jagung:
1.      jagung setenga tua sebanyak 1 setengah kg
2.      tepung beras sebanyak ¼
3.      gula putih sebanyak 1 kg
4.      garam serta vanili seperlunya
5.      kelapa sebanyak 2 buah

     3.      Pembuatan Selai Kacang

Mengingat bahwa selain jagung yang menjadi unggulan dari Desa Longkek, kacang tanah juga merupakan salah satu hasil pertanian yang banyak dijumpai di Desa Longkek. Sehingga untuk meningkatkna nilai jual kacang tanah berikut kami kreasikan menjadi selai kacang, dan bumbu pecel.
Bahan-bahan
1.      1/4 kg kacang tanah yang sudah disangrai
2.      5 sendok makan gula pasir
3.      3 sendok makan minyak zaitun/minyak goreng
4.      1 sendok teh garam

LangkahPembuatan

1.      Kacang disangrai atau bisa dioven kurang kebih 15 menit atau sampai kulit kacang berubah warna kecoklatan, dinginkan

2.      Setelah dingin, kupas kulit kacang hilangkan kulit arinya
3.      Campur kacang sangrai yg sudah dikupas kulitnya, gula, garam dan minyak zaitun masukan ke dalam blender, sampai semua bahan halus dan tercampur rata,
4.      Pindahkan ke toples atau botol selai, siap dioles ke roti tawar kesukaan keluarga

4. Pembuatan Bumbu Pecel

Bahan membuat bumbu pecel:
1.      Kacang tanah beserta kulit arinya 1 kg
2.      Cabe merah keriting 150 gr
3.      Gula merah ½ kg
4.      Cabe rawit merah 10 butir
5.      Bawang putih 7 siung
6.      Daun jeruk purut 10 lmbr
7.      Kencur 6 buah
8.      Garam 3 sdm
9.      Air asam jawa 5 sdm
10.  Minyak 100 ml liter (untuk menumis bumbu)
Cara membuat bumbu pecel:
1.      Pertama kacang tanah yang telah digoreng, ditumbuk hingga halus menggunakan ulekan atau blender ditambahkan dengan gula merah, sampai halus dan tercampur rata.
2.      Panaskan minyak untuk menumis bumbu, goreng cabe, kencur, bawang putih dan daun jeruk hingga layu dan matang. Jika sudah angkat kemudian haluskan.
3.      Bumbu yang telah dihaluskan diberi sedikit garam dan air asam jawa, masukkan kedalam wadah yang berisi kacang tanah tadi. Untuk mengaduknya bisa menggunakan tangan yang dibungkus dengan plastik agar tetap terjaga ke sterilannya.
4.      Langkah terakhir masukkan kedalam wadah yang tertutup dan simpan dalam lemari pendingin.
b)      Pengemasan
Kemasan diartikan sebagai suatu kegiatan menyusun dan memproduksi wadah atau bungkus kemasan dari suatu produk. Kemasan tersebut meliputi tiga hal, antara lain merek/brand, dan label. Kemasan yang bagus digunakan adalah kemasan/packing memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan. Kemasan dapat melindungi produk dalam proses distribusi baik dari produsen ke konsumen, maupun produsen ke grosir-grosir makanan. Produk-produk yang dikemas akan lebih terjaga kebersihannya, menarik dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca, selain itu kemasan sangat mendukung proses pemasaran. Karena melalui kemasan ini memudahkan identifikasi produk.
c)      Pemasaran
Setelah produk matang maka langkah selanjutnya yaitu proses pemasaran, teknik pemasaran produk yang digunakankelompok 65merupakan marketing mix yakni pemasaran 4P yaitu Product, Price, Place, Promotion. Setelah produk sudah jadi maka hal yang dilakukan selanjutnya yaitu menghitung harga penjualan yang tepat, sehingga produsen tidak sampai mengalami kerugian dan harga sesuai dengan tingkat ekonomi target pasar yang dituju.  Distribusi yang kami lakukan yaitu dengan menjual produk kami  di pasar Longkek dengan outlet, dititipkan sekitar jalan Suramadu, toko-toko dan tempat makanan khas, selain itu juga memanfaatkan pemasaran secara online melalui grup di berbagai media sosial melalui media baru/internet baik melalui blog, twitter, BBM, Whats’ap, Instagram dll. Sehingga produk tersebut lebih mudah dikenal dimasyarakat luas umumnya masyarakat diluar Madura. Promosi yang lakukan dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga memperkenalkan produk dan demonstrasi produk. Selain itu kita memberikan promosi berupa bonus disetiap pembelian produk kami.

       B.     Tujuan kegiatan Demo Pangan
 Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan wawasan  kepada masyarakat khususnya kelompok tani desa setempat tentang bagaimana langkah-langkah meningkatkan hasil pertanian dan mengenai pengolahan hasil pertanian yang tidak hanya dijual sebagai produk mentah saja melainkan dapat juga dijadikan produk makanan yang unik dan bergizi.
a.    Sasaran kegitan ini adalah kelompok tani dan masyarakat di desa Longkek.
b.      Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada para kelompok tani serta masyarakat setempat, dan diaplikasikan di daerah sekitar Longkek.
c.       Media yang digunakan dalam kegiatan beranekaragam.Untuk pembuatan tepung jagung pedas dan krupuk jagung pedas membutuhkan peralatan dapur, plastik dan lainnya.
d.      Penanggung jawab Dwiky Septiya W

B.     Program Pendukung
 1.        Silaturrahmi kepada masyarakat desa serta para tokoh masyarakat Desa Longkek ( Temu Warga)
          Temu warga merupakan salah satu program awal peserta KKN kelompok 65.
a.    Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sosialisasi program serta menjalin silaturrohmi antara peserta KKN dengan warga Desa Longkek. Dengan adanya acara temu warga ini diharapkan saling kenal antara peserta KKN dengan warga Desa Longkekdan juga warga Desa Longkeks turut berperan aktif terhadap semua program yang yang akan dilaksanakan peserta KKN selama KKN berlangsung.
b.    Sasaran dari kegiatan ini adalah kepala desa, aparatur desa dan semua warga masyarakat Desa Longkek.
c.    Metode yang digunakan dalam kegiatan temu warga ini adalah metode musyawarah, Forum Group Discussion (FGD).
d.   Media yang dapat digunakan adalah microphone, sound system, dan peralatan pendukung lainnya
e.    Penanggung jawab dalam acara ini adalah Miftahul Arifin.

2.    Sosialisasi Penyuluhan Teknologi dan Pertanian
Sosialisasi penyuluhan pertanian merupakan cara untuk memberikan pengarahan kepada seseorang untuk mengubah perilaku pertanian. Penyuluhan dilakukan dengan cara pemanfaaatan limbah plastic deterjen (polybag).Dalam penyuluhan pertanian ini, juga akan mensosialisasikan bagaimana memecahkan permasalahan perekonomian yang ada di Desa Longkek. Selain itu juga memanfaatkan limbah botol menjadi lampu.
a.    Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memanfaatkan limbah bungkus deterjen yang sudah tidak dipakai untuk dijadikan polybag. Hal ini juga bermanfaat bagi masyarakat Desa Longkek dalam memanfaatkan barang tak pakai menjadi barang guna. Sedangkan penyuluhan pertanian dapat memecahkan permasalah pertanian yang ada di Desa Longkek. Sedangkan limbah botol juga mengurangi pencemaran tanah.
b.    Sasaran :
       Ibu- ibu rumah tangga : Poly Bag
       Warga :Penyuluhan Pertanian
       Remaja Desa Longkek : Limbah
c.       Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode aplikatif dan diskusi
d.      Media yang dapat digunakan adalah sound system dan alat peraga  atau alat pendukung.
e.       Penanggung jawab dalam acara ini adalah Kamalia azizah

3.        Pendidikan : Pengajaran IT, Bahasa Inggris, dan IPA yang menarik, Pelatihan Membaca dan Menulis Buta Aksara, serta Bimbingan Belajar.
a.       Kegiatan ini dilakukan agar anak – anak bisa memahami IT dan Bahasa Inggris sejak dini, memahami pelajaran IPA dengan menyenangkan. Bimbingan belajar bertujuan membantu anak- anak lebih memahami materi di sekolah dengan belajar diluar jam sekolah. Sedangkan Buta aksara bertujuan agar manusia baik secara individu maupun kelompok dapat menuju kearah yang lebih baik. Masalah buta huruf atau buta aksara sangat terkait dengan kemiskinan, keterbelakangan, dan ketidakberdayaan masyarakat. Atas dasar tersebut kami mengupayakan untuk memberantas buta aksara dengan melakukan pengajaran kepada warga sekitar desa Longkek.
b.      Sasarannya adalah anak SD, sedangkan pemberantasan buta aksara adalah warga masyarakat desa Longkek yang memiliki kekurangan dan ketidakmampuan dalam membaca dan menulis, yang kemudian sasaran kegiatan ini dikhususkan pada ibu-ibu.
c.       Metode yang digunakan untuk pembelajran SD adalah konesep “Mini London School” dimana anak- anak belajar sambil bermain. Sedangkan untuk pemberantasan Buta aksara adalah pengembangan masyarakat (community development) sebagai salah satu pendekatan model pendekatan pembangunan (bottoming up approach) merupakan upaya melibatkan peran aktif masyarakat.
d.      Media pembelajran di SD adalah laptop dan peraga pendukung lainnya. Sedangkan pada pemberantasan buta aksara adalah tergantung materi yang diberikan, namun lebih mengutamakan pada media resep masakan.
e.       Penanggung jawab acara ini adalah Iis Ariska

4.        Kesehatan : Posyandu dan Mengajarkan kebersihan sejak dini
          Kesehatan adalah hal yang sangat penting bagi masyarakat. Pada program kerja kami ini, kami fokus pada pendidikan anak- anak karena itu sangat penting untuk perkembangan anak sebagai generasi bangsa.
a.       Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mencegah penyakit yang pada balita serta menyadarkan ibu—ibu akan pentingnya Posyandu dan untuk menyadarkan anak- anak akan pentingnya kesehatan sejak dini.
b.      Sasaran kegiatan ini adalah balita dan ibu- ibunya serta anak TK
c.       Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode aplikatif, dan metode yang bervariasi lainnya.
d.      Banyak media yang digunakan sikat gigi, sabun, dan pasta gigi
e.       Penanggung jawab : Siti Qomaria

5.        Kesenian
Kesenian dan budaya adalah sesuatu yang sangat dekat dengan masyarakat. Seni dan budaya merupakan identitas suatu daerah.
a.       Tujuan diadakan program ini adalah untuk melestarikan seni dan budaya lokal.
b.      Sasaran kegiatan ini adalah anak- anak Desa Longkek
c.       Metode yang digunakan adalah aplikatif dan metode menarik lainnya.
d.      Media yang digunakan sound system dan alat peraga lainnya
e.       Penanggung jawab kegiatan ini adalah Nurul hasanah.

6.        Saran dan Prasarana
Saran dan prasarana sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat Desa Longkek. Kami disini fokus pada perbaikan papan- papan desa serta gotong royong memperbaiki sarana prasarana dengan membersihkan lingkungan sekitar.
a.       Tujuan kegitan ini adalah memperbaiki sarana dan prasaran desa dan menyadarkan akan pentingnya gotong royong di masyarakat
b.      Sasaran kegiatan ini dalah seluruh warga Desa Longkek.
c.       Metode yang digunakan metode pendekatan bermasyarakat.
d.      Media yang digunakan cat, kayu, gergaji,dan alat media pendukung lainnya.
e.       Penanggungjawab kegiatan ini adalah Achmad Fathany.

7.             Malam Inagurasi
Malam inagurasi merupan program penutup Kuliah Kerja Nyata dari Kelompok 65. Kami akan mengundang perwakilan tokoh masyarakat juga dalam acara ini. Acara ini akan menjadi sarana kami untuk memberikan kesan yang terbaik sebagai ucapan terimakasih kepada Desa Longkek yang telah menjadi tempat sekaligus menjadi pendukung semua program Kuliah Kerja Nyata Kelompok 65.
a.       Tujuan diadakan program ini adalah untuk menghibur masyarakat Desa Longkek, serta untuk mengakrabkan sekaligus untuk berpamitan kepada masyarakat Desa Longkek.
b.      Sasaran kegiatan ini adalah semua warga masyarakat Desa Longkek.
c.       Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan berwawasan masyarakat.
d.      Penanggung Jawab kegiatan ini adalah Andi Frans Samuel


V. JADWAL RENCANA KERJA 
No
Nama Kegiatan
Juli
Agustus
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
6
7
1
Silaturahmi
























2
a.       Penyuluhan bumbu pecel dan selai kacang
b.      Pembuatan produk dan pengemasan
c.       Penyuluhan krupuk jagung dan dodol jagung
d.      Pembuatan produk dan pengemasan
e.       Pemasaran semua produk























































































































3
Sosialisasi penyuluhan Teknologi dan Pertanian
























4
a.       Pengajaran IT, Bahasa Inggris, dan IPA yang menarik,
b.        Pelatihan membaca dan menulis, Buta aksara,
c.       serta Bimbingan belajar








































































5
a.       Posyandu
b.      Mengajarkan kebersihan sejak dini
















































6
Kesenian
























7
a.       Sarana dan Prasana
























b.      Gotong royong
























8
Inagurasi
a.       Pra –inagurasi
b.      Malam inagurasi

















































Keterangan:
Tanggal 31 Juli- 3 Agustus : Pra – Inagurasi ( diisi lomba – lomba bersama warga )
Tanggal 4 agustus : Pengajian Akbar
Tanggal 7-8 agustus : pengakraban peserta KKN dengan masyarakat desa longkek.





VI. ORGANISASI PELAKSANA

No
Nama Kegiatan
Penanggung Jawab
Pelaksana
1
Demo Pangan (Program Utama)
Dwiki Septya W


a.   Penyuluhan


Miftahul Arifin, Iis Ariska, Kamilia Azizah, Siti Qomaria

b. Pembuatan Produk

Niken Fitri P, Nina Indriyana Lahay, Ani Marlia, Awalia Fitriani, Fitriyatul Hasanah,Juriyah

c. pengemasan


Danu Kusumo, Andi Frans Samuel, Musyafaatul Fahmida, Achmad Fathoni
d. pemasaran


Puti puspita dewi,Windi noveti,Nurul hasanah, Ainol Rahman, Aang Firmansyah F

2
Temu Warga
Miftahul Arifin
Semua anggota
3
Sosialisasi penyuluhan teknologi dan pertanian
Kamalia Azizah
Nina Indriyana Lahay, Andi Frans Samuel, Ainol Rahman
4

Pendidikan : Pengajaran IT, Bahasa Inggris, dan Ipa yang menarik,Pelatihan membaca dan
menulis ibu-ibu buta aksara,serta Bimbingan Belajar
Iis Ariska
Awalia fitriani,Danu kusumo,Niken fitri p.p,Ani marlia
5
Kesehatan: Posyandu dan Mengajarkan kebersihan sejak dini
Siti Qomaria
Musyafaatul Fahmida, Windi Noveti,Nurul Hasanah
6
Kesenian
Nurul Hasanah
Iis Ariska, Kamilia Azizah, Aang Firmansyah
7
Sarana Prasarana
Achmad Fathany
Semua Anggota
8
Malam Inagurasi
Andi Fans Samuel
Semua Anggota

































 






 







Lampiran 9. Form Isian Survey

Desa/kelurahan            : Longkek
Kecamatan                  : Galis
Kabupaten/Kota          : Bangkalan
No
Aspek
Kekuatan
Kelemahan
Peluang
Ancaman
Lokasi
Dusun/RT/RW
1
Komoditi (Pertanian, Perikanan, Peternakan, dll)
Jagung, kacang hijau, kacang tanah
Tanah kurang subur
Home industry
Ekonomi rendah dan hasil pertanian lemah
Barat sumber
2
Seni Budaya
-
Kurangnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya tradisional
Jika masyarakat sadar akan seni budaya bisa memikat pariwisata dari kesenian tersebut
Terkikisnya budaya akibat globalisasi dan akibat masuknya westernisasi
Timur sumber
3
Kesehatan
Tersedianya pusat Kesehatan
Kurangnya Kesadaran masyarakat
Penyuluhan menjaga kebersihan sejak dini
Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan
Mocangan
4
Pendidikan
Tenaga pendidik yang memadai
Terbatasnya biaya dan banyak warga yang buta aksara
Penyuluhan pentingnya pendidikan
Rendahnya SDM
Barat Sumber
5
Sumber Daya Alam
Pertanian
Belum diolah secara maksimal
Menciptakan paguyuban kewirausahaan
Kurangnya pengetahuan tentang pengolahan hasil pertanian
Mocangan

6
Sarana Prasarana
Tersedianya waduk
Tidak meratanya penyaluran sumber air dikarenakan air terbatas
Dengan meratanya irigasi atau penyaluran air bisa meningkatkan di bidang pertanian
Warga akan kesulitan dalam mengembangkan pertanian
Longkek
7
Kelembagaan
-
Kurangnya Organisasi yang mendukung kegiatan masyarakat seperti karang taruna, PKK, Kursusan
Dengan adanyaa kelembagaan masyarakat akan dapat meningkatkan perekonomian dan kreativitas warga serta meningkatkan sumber daya manusia
Warga akan tertinggal dalam sumber daya manusia
Longkek
8
Ekonomi
Pertanian dan perdagangan
Rendahnya Sumber daya manusia
Peningkatan ekonomi melalui pengolahan hasil pertanian
-Pergantian musim
-Dengan rendahnya SDM akan menghambat perekonomian wargaLongkek

Barat sumber
9
Sosial Politik
Kekelurgaan yang erat
Lebih banyak yang menghabiskan waktu malam untung begadang
Diadakannya pengajian, mengadakan kelompok warga untuk meningkatkan taraf kehihupan
Kurangnya kesadaran diri masyarakat
Barat sumber



SATUAN ACARA PELAKSANAAN PROGRAM KERJA
Desa                : Longkek
Kecamatan      : Galis
Kabupaten       : Bangkalan
No
Nama Program
Tujuan
Sasaran
Target
Metode
Pelaksanaan
Alat/Media
Biaya
Pen. Jawab
Tanggal
Jam
Lokasi
1
Silaturrahmi kepada masyarakat desa serta para tokoh masyarakat Desa Longkek ( Temu Warga)

Sosialisasi  program  serta menjalin silaturrohmi antara peserta KKN dengan warga Desa Longkek. Dengan adanya acara temu warga ini diharapkan saling kenal antara peserta KKN dengan warga Desa Longkek dan juga warga Desa Longkek turut berperan aktif terhadap semua program yang yang akan dilaksanakan peserta KKN selama KKN berlangsung.
Kepala desa, aparatur desa dan semua warga masyarakat Desa Longkek.
Program kerja yang telah direncanakan oleh peserta  KKN  dapat diterima oleh masyarakat dan dapat terealisasikan dengan lancar
metodemusyawarah, Forum Group Discussion (FGD).
14 Mei 2016
15 Juli 2016
09.00-11.00
Kantor  balai Desa Longkek
 Galis
Laptop, Handout
Rp. 100.000
KoordinatorDesa (Miftahul Arifin)
2
Demo Pangan
Penyuluhan bumbu pecel dan selai kacang
Pembuatan produk dan pengemasan
Penyuluhan krupuk jagung dan dodol jagung
Pembuatan produk dan pengemasan
Pemasaran semua produk
Memberikan wawasan kepada masyarakat khususnya kelompok tani desa setempat tentang bagaimana langkah-langkah meningkatkan hasil pertanian dan mengenai pengolahan hasil pertanian yang tidak hanya dijual sebagai produk mentah saja melainkan dapat jugadijadikan produk makanan yang unik dan bergizi.
Kelompok tani dan masyarakat  di  Desa Longkek.

Masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah untuk bisa meningkatkan hasil pertanian daerah setempat selain dijual dalam wujud mentahnya.
Hal ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Longkek dengan adanya Paguyuban Kewirausahaan.
Penyuluhan dan aplikatif
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 15 Juli- 7 Agustus 2016 dari semua proses
14.00-16.00
Kantor balai Desa Longkek
Peralatan dapur, plastik, dll

Rp. 500.000
Dwiki Septya W

3
SosialisasiPenyuluhanTeknologidanPertanian

Memanfaatkan limbah bungkus deterjen yang sudah tidak dipakai untuk dijadikan polybag,
Ibu rumah tangga warga dan remaja Desa Longkek
Masyarakat dapat membuat dan menggunakan polybag dirumah masing-masing
Diskusi
aplikatif
21-23Juli 2016
08.00-10.00
Kantor balai Desa Longkek
Laptop dan alat peraga
Rp.
250.000
Kamalia Azizah
4
Pengajaran IT, Bahasa Inggris, dan IPA yang menarik, Pelatihan Membaca
Dan Menulis Buta Aksara, sertaBimbinganBelajar.
Memberikan pembelajaran tentang dasar-dasar IT dan Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional,membantu meningkatkan kualitas pendidikan,mengenalkan alphabet kepada warga buta aksara, membantu memberikan pelajaran kepada siswa siswa di longkek diluar jam sekolah untuk membantu pemahaman.
Siswa- Siswi SD, warga buta aksara
Siswa/siswimengenal IT, mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan, masyarakatbutaaksaraberkurang dan peningkatankualitas belajar para siswa/siswi
Diskusi
Presentasi
Permainan
15 juli sampai 6 Agustus 2016
07.00-11.00 wib
19.00-21.00 WIB
Laptop, alatperaga
Di SDN Longkek, dan di Balai Desa Longkek
Rp. 200.000
Iis Ariska
5
Posyandu dan Mengajarkan Kebersihan Sejak Dini
Mencegah penyakit yang pada balita serta menyadarkan ibu-ibu akan pentingnya Posyandu dan untuk menyadarkan anak- anak akan pentingnya kesehatan sejak dini.

Balitadanibu- ibunyasertaanak TK
Masyarakat khususnya ibu-ibu menyadari pentingnya posyandu, serta warga terutama anak-anak dapat menjaga kebersihan sejak dini untuk menghindari berbagai macam penyakit
Aplikatif
25-27 juli 2016
08.00-10.00 WIB
Tempatposyandu
SDN Longkek
Perlengkan : pasta gigi,ember,air,sikat gigi
Rp. 100.000
Siti Qomaria
6
Kesenian

Melestarikan seni dan budaya lokal.

Anak- anak Desa Longkek
Menanamkan cinta budaya sejak dini
Praktek
23-29 Juli 2016
06.00-08.00 WIB
Desa Longkek
Sound system dan alat peraga lainnya

Rp. 50.000
Nurul Hasanah.
7
Sarana dan Prasarana

Memperbaiki sarana dan prasarana Desadan menyadarkanakanpentingnya gotong royong di masyarakat
Seluruh warga Desa Longkek.
Sarana dan prasarana dapat diperbaiki
Pendekatan bermasyarakat.
28,29,30 Juli  2016

15.30-17.00 WIB
Gotong royong pada tanggal 28 Juli 2016 jam 06.00 sampai selesai
Balai Desa Longkek
Cat, kayu, gergaji,danalat  media pendukung lainnya.
Rp. 150.000
Fathony.
8
Pra Inagurasi
Mempererat tali silaturrahmi antar warga dan menyambut hari kemerdekaan, serta untk memeriahkan malam  inagurasi
Seluruh warga Desa Longkek,anak-anak,remaja,dan dewasa
Warga Desa Longkek semakin kompak
Pendekatan warga
31 Juli sampai 4 Agustus 2016
14.00-16.00
Balai Desa Longkek
Perlengkapan yang mendukung kegiatan
Rp.
200.000
Ainol Rahman
9
Malam Inagurasi

Menghibur masyarakat Desa Longkek, serta untuk mengakrabkan sekaligus untuk berpamitan kepada masyarakat Desa Longkek.
Seluruh Masyarakat Desa Longkek
Masyarakat dapat terhibur dan bisa lebih akrab dengan para anggota KKN
Pendekatan ber wawasan masyarakat.

6Agustus 2016
19.00 WIB-selesai
Balai Desa Longkek
Perlengkapan malam inagurasi
Rp. 900.000
Andi Frans Samuel
TOTAL BIAYA
Rp. 2.300.000














DOKUMENTASI SURVEY




















 

0 comments:

Post a Comment